Print

Natal Menurut Pandangan Syariah Islam


  • Judul : Natal Menurut Pandangan Syariah Islam
  • Penyusun : Hendra
  • Sumber : www.syariahonline.com
  • Risalah ini menampilkan berbagai hal yang perlu diketahui tentang seputar natal dilihat dari pandangan syariah Islam. Dikumpulkan oleh penyusunnya dari situs syariah online.

    Link download e-book Natal Menurut Pandangan Islam di sini


    Oleh Pustaka Hanan
    Sebuah perpustakaan mini pribadi berbasis rumahan yang berdiri sejak tahun 2001. Telah menjadi bengkel Perpustakaan Online dalam menerbitkan berbagai e-book secara digital sejak 2005. Impiannya, kelak Pustaka Hanan bisa bermetamorfosa menjadi perpustakaan alam.
    Facebook | Blog | Lihat semua postingan oleh
    Untuk membuka beberapa file download dalam bentuk .zip, .rar, dan .pdf, Anda membutuhkan software pendukung (adobe reader & winrar), silakan download di sini jika belum punya. Apabila terdapat file yang rusak dari situs kami, silakan dilaporkan kepada admin lewat form kontak. Selamat membaca!



    2 komentar

    1. aikawa
      #1

      kalian selalu mau mencampuri urusan agama yang lain, yang sebaiknya tidak perlu dan tidak dibutuhkan turut andil kalian.. urusan agama internal kalian pun masih berantakan mau mengurus yang lain lagi…. hehehe..
      islam.
      islam.

      Reply

      admin Reply:

      Anda tidak perlu merasa sewot begitu. Ini kan pembahasan akidah dalam Islam. Ini diupayakan agar umat Islam tidak sembarangan ikut merayakan natal sebab itu sudah melanggar akidah (pondasi) keimanan Islam. Begitu pun seperti halnya di dalam agama lain yang selalu mewanti-wanti agar umatnya bisa bersikap hati-hati terhadap umat Islam. Sama saja toh. Lagipula di dalam ebook itu tidak ada hal-hal yang mengejek-ejek atau pun menjelek-jelekkan, sebab semuanya ada landasan hukumnya dan ada latar belakangnya. Silahkan anda baca terlebih dahulu, baru berkomentar, itu lebih terlihat mendidik ketimbang anda berkomentar seperti ini, anda terlihat hanya menghujat agama lain saja jadinya, apa bedanya anda dengan yang anda katakan sendiri? Bahkan email Anda saja pun email palsu, kenapa tidak berani memberikan email yang asli? Jadi saya bisa membalas komentar anda lewat email, karena tidak terkirim terpaksa saya balas di sini saja :)
      Terima kasih atas komentarnya :)

      Reply

    2. iman firmansyah
      #2

      Ya, baca dulu bru coment..
      buat aikawa, lu baca deh bukunya ahmed dedat dulu..baru lu comment..

      Reply

    Tinggalkan komentar


    Komentar anda akan muncul setelah disetujui oleh admin. Harap dimaklumi, hal ini guna untuk menghindarkan tindakan spamming. Terima kasih.